Prosesi peluncuran Smart Dinkes Sembada dan HRV (Heart Rate Variability) Analyzer Wakil Bupati Sleman dan stakeholder terkait di Sleman City Hall.
SLEMAN, jogja.expost.co.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Puncak Resepsi Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 60 Kabupaten Sleman tahun 2025 pada Kamis (11/12/2025) di Atrium Sinta Sleman City Hall. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran Smart Dinkes Sembada dan HRV (Heart Rate Variability) Analyzer serta penyerahan penghargaan kesehatan tingkat Kabupaten Sleman.
Danang dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama” mencerminkan semangat untuk membangun ketahanan kesehatan nasional sebagai bagian dari upaya mencapai Indonesia yang lebih kuat, sehat, dan tangguh. Ia juga mengapresiasi seluruh insan kesehatan yang telah bekerja tanpa lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta prestasi yang ditorehkan insan kesehatan Kabupaten Sleman.
“Saya berharap dengan adanya penghargaan ini dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan untuk masyarakat Sleman,” ujar Danang
Lebih lanjut, Danang mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita agar tercipta budaya sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan melalui penguatan layanan primer dan peningkatan SDM kesehatan. Dengan inovasi Smart Dinkes Sembada, ia berharap menjadi awal dalam upaya transformasi digital dalam sektor kesehatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat.
“Kita tidak hanya merayakan capaian, tetapi juga menegaskan kembali komitmen kita untuk menjaga kesehatan di masa depan,” ujar Cahya
Pada kesempatan tersebut, Wabup Sleman juga turut meninjau dan mencoba manfaat teknologi kesehatan HRV atau Heart Rate Variability yang berguna untuk mengukur variasi waktu antar detak jantung guna menilai keseimbangan sistem saraf otonom, yang berfungsi sebagai indikator objektif tingkat stres, kelelahan, kecemasan, dan potensi masalah kesehatan jiwa atau fisik lainnya, serta memantau respons tubuh terhadap latihan dan pemulihan. Alat ini juga menjadi opsi untuk mendeteksi dini stroke dan tekanan darah tinggi. (Hps)
Editor : Mukhlisin Mustofa/Red


Social Header