Breaking News

GKR Bendara Kembali Pimpin PUTRI DIY, AI Jadi Motivasi Baru Pariwisata

GKR Bendara kembali dipercaya memimpin (DPD PUTRI DIY)2026-2030

Jogja.expost.co.id, GKR Bendara kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPD PUTRI) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2026–2030. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD PUTRI DIY 2026 yang berlangsung:Minggu:27/09/2026
di Phytagoras Hall, Taman Pintar Yogyakarta

Memasuki periode kepemimpinan baru, GKR Bendara menyoroti perubahan cepat dalam ekosistem pariwisata, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang mulai memengaruhi cara wisatawan mencari informasi, merencanakan perjalanan, hingga menentukan pengalaman wisata.

Menurut GKR Bendara, perkembangan AI perlu dilihat sebagai bagian dari perubahan perilaku wisatawan yang harus direspons pelaku pariwisata. Namun, pemanfaatan teknologi tetap perlu berjalan beriringan dengan karakter budaya dan kekuatan pariwisata Yogyakarta.

Periode 2026–2030, kata dia, menjadi momentum bagi PUTRI DIY untuk tidak hanya melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi juga memperkuat kapasitas organisasi dan anggotanya dalam menghadapi perubahan industri.

Yogyakarta memiliki ekosistem pariwisata yang cukup beragam, mulai dari seni dan budaya, destinasi wisata, kuliner, komunitas hingga ekonomi kreatif. Perkembangan teknologi, termasuk AI, dapat dimanfaatkan untuk memperkuat promosi, akses informasi, serta pengalaman wisatawan.

Selain transformasi digital, perkembangan wellness tourism juga menjadi bagian dari perubahan tren perjalanan wisata. Pariwisata kini semakin berkaitan dengan pengalaman, kesehatan, kebugaran, budaya, serta kualitas hidup wisatawan.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sekretaris Umum DPD PUTRI DIY Agus Budi Rachmanto mengatakan, perubahan industri pariwisata membutuhkan penguatan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, komunitas, dan berbagai sektor pendukung.

Menurut Agus, pariwisata tidak dapat berjalan sendiri karena berkaitan dengan banyak sektor, mulai dari destinasi, akomodasi, kuliner, seni budaya, transportasi hingga ekonomi kreatif.

“Penguatan jejaring dan kolaborasi menjadi bagian penting untuk menghadapi perubahan industri pariwisata,” kata Agus.

Ia berharap periode kepengurusan 2026–2030 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas anggota PUTRI DIY sekaligus memperluas kerja sama lintas sektor.

Dihadiri Pengurus DPP PUTRI

Musda DPD PUTRI DIY 2026 juga dihadiri jajaran DPP PUTRI. Hadir Ketua DPP PUTRI Hans Manansang, Sekretaris Jenderal DPP PUTRI Heni Smith, Bendahara Umum DPP PUTRI Redita Aliyah Utomo, serta Shobirin selaku Ketua SC Munas DPP PUTRI.

Rangkaian Musda ditandai dengan penyerahan Pataka PUTRI kepada GKR Bendara oleh Hans Manansang. Prosesi tersebut menjadi bagian penting setelah GKR Bendara kembali mendapat kepercayaan memimpin DPD PUTRI DIY untuk empat tahun ke depan.

Kepemimpinan periode 2026–2030 tersebut berlangsung ketika pariwisata Yogyakarta menghadapi sejumlah perubahan, mulai dari perkembangan teknologi dan perilaku wisatawan, konektivitas Yogyakarta International Airport (YIA), hingga meningkatnya perhatian terhadap wellness tourism.

Tantangan ke depan bukan hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga memastikan perkembangan teknologi dan tren perjalanan baru dapat memperkuat pengalaman wisata tanpa menghilangkan identitas budaya dan karakter pariwisata Yogyakarta.Pungkas:Agus(Tyo)
© Copyright 2022 - jogja.expost.co.id