Breaking News

Hendri Budiman Hadirkan SADA, Delapan Look Elegan di IN2MF 2026

Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2026

Jogja.Expost.co.id. JAKARTA**Dunia fashion menjadi ruang bagi Hendri Budiman untuk menuangkan kreativitas sekaligus menerjemahkan kekayaan wastra Nusantara ke dalam karya yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui koleksi terbarunya, *SADA*, desainer fashion ini menghadirkan delapan *look* yang memadukan batik tulis dan batik cap dalam peragaan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Koleksi tersebut ditampilkan dalam Fashion Parade 5 pada 15 Oktober 2026. Mengusung gagasan tentang keindahan yang bertahan melintasi waktu, SADA memperlihatkan bagaimana tradisi dapat diolah menjadi busana modest fashion yang elegan, artistik, dan memiliki karakter kuat.Ujar:Hendri:Selasa:20/10/2026 saat di hubungin lewat sambungan telepon

Bagi Hendri, fashion bukan sekadar urusan menciptakan pakaian. Lebih dari itu, fashion merupakan medium untuk menyampaikan gagasan, mengeksplorasi material, serta menghadirkan identitas melalui perpaduan desain dan teknik pengerjaan.
Dalam koleksi SADA, ia mengangkat inspirasi filosofi estetika *wabi-sabi*, yang melihat keindahan melalui kesederhanaan, karakter alami, dan jejak proses. Gagasan tersebut diterjemahkan ke dalam detail busana yang tidak selalu seragam, tetapi justru memberikan nilai artistik tersendiri.

Salah satu elemen yang menarik perhatian adalah motif polkadot yang dikerjakan menggunakan teknik batik tulis secara manual. Bentuk bulatan dan variasi warna yang dihasilkan dari proses pengerjaan tangan menciptakan karakter visual yang khas. Detail tersebut menjadi bagian penting dari identitas SADA, sekaligus memperlihatkan nilai yang terkandung dalam proses kreatif berbasis keterampilan.

Eksplorasi desain juga terlihat melalui penggunaan teknik *patchwork*, yakni penyusunan potongan-potongan kain menjadi komposisi baru. Teknik tersebut menghadirkan permainan tekstur dan dimensi yang memperkaya tampilan busana. Karakter serupa diterapkan pada aksesori tas tangan melalui perpaduan *patchwork* dan teknik jahit *sashiko*.

Dari sisi siluet, Hendri mengeksplorasi bentuk H dan A. Kedua siluet tersebut memberikan struktur pada busana sekaligus membuka ruang bagi motif batik dan tekstur kain untuk tampil menonjol. Hasilnya adalah rangkaian busana yang mengedepankan proporsi, detail, serta kesan elegan tanpa kehilangan karakter modest fashion.

Batik tulis dan batik cap menjadi fondasi utama koleksi ini. Melalui pengolahan yang cermat, Hendri memperlihatkan bahwa wastra Indonesia memiliki potensi luas untuk dikembangkan menjadi busana modern. Tradisi tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi penciptaan karya yang mengikuti dinamika industri fashion.

Kehadiran delapan *look* SADA di panggung IN2MF 2026 menjadi representasi pendekatan desain Hendri yang bertumpu pada kekuatan material, detail, dan komposisi. Setiap tampilan memiliki karakter tersendiri, tetapi tetap terhubung dalam satu gagasan besar tentang keindahan, keaslian, dan elegansi.

Bagi seorang desainer, proses berkarya membutuhkan kepekaan membaca tren sekaligus keberanian mempertahankan identitas. Hendri menunjukkan pendekatan tersebut melalui pemanfaatan teknik tradisional dalam rancangan kontemporer. Ia tidak menjadikan batik sekadar ornamen, melainkan bagian utama yang membentuk karakter busana.Paparnya

Melalui SADA, Hendri Budiman menghadirkan perspektif bahwa busana elegan tidak selalu harus bergantung pada ornamen berlebihan. Keindahan dapat tumbuh dari detail pengerjaan tangan, pemilihan material, permainan tekstur, serta rancangan yang memiliki cerita.

Penampilannya di IN2MF 2026 sekaligus memperlihatkan ruang kreativitas yang terus terbuka bagi wastra Nusantara di panggung modest fashion. Perpaduan tradisi dan pendekatan modern menjadi cara untuk menjaga warisan tekstil Indonesia tetap hidup, berkembang, dan memiliki daya tarik bagi pencinta fashion masa kini.Tutup:Hendri(Tyo)
© Copyright 2022 - jogja.expost.co.id