Breaking News

PLTS Pringwulung Dukung Literasi dan Usaha Jamur Tiram KWT Sumber Rejeki

Pemanfaatan energi surya di Padukuhan Pringwulung, Kalurahan Condongcatur

Jogja Expost.co.id Pemanfaatan energi surya di Padukuhan Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, kini mendukung dua kegiatan masyarakat sekaligus: pengembangan literasi dan budidaya jamur tiram. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas penyimpanan energi 12 kilowatt-jam (kWh) dan daya keluaran 4.600 watt mulai beroperasi setelah instalasinya rampung pada Rabu (14/10/2026).

Delapan panel surya terpasang di atap Microlibrary Pringwulung. Energi yang dihasilkan digunakan untuk menunjang kebutuhan listrik perpustakaan, termasuk penerangan, komputer, dan akses internet, serta pengoperasian *ultrasonic humidifier* di kubung jamur milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rejeki.

Pemasangan fasilitas oleh PT Dekatama Energi diawali dengan serah terima simbolis peralatan pada Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Dukuh Pringwulung Sahid Fahrudin, S.IP., perwakilan Pemerintah Kalurahan Condongcatur, pengurus KWT Sumber Rejeki, dan pengelola perpustakaan. Hadir pula Putri Riana, S.T., M.T., dari Balai PKP DIY beserta tim, Daliana dari SHAU Singapura bersama sejumlah mahasiswa, serta tim pendukung dari Bandung.

Bagi KWT Sumber Rejeki, dukungan energi tersebut diharapkan membantu menjaga kondisi lingkungan budidaya. *Ultrasonic humidifier* berfungsi mengatur kelembapan udara di dalam kubung agar sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan jamur tiram. Pengelolaan kelembapan yang lebih baik diharapkan dapat mendukung kualitas dan produktivitas panen serta keberlanjutan usaha kelompok.

Perwakilan tim pendukung berharap fasilitas yang telah dipasang tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami berharap alat PLTS dan *humidifier*, serta seluruh fasilitas yang telah dipasang, bisa benar-benar bermanfaat bagi warga masyarakat Dusun Pringwulung. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk jangka panjang,” ujar perwakilan tim.

Ia juga meminta masyarakat menjaga dan merawat perangkat tersebut agar manfaatnya terus dirasakan, baik untuk pengembangan literasi maupun peningkatan ekonomi KWT Sumber Rejeki.

Dukuh Pringwulung Sahid Fahrudin menyambut baik kolaborasi yang menghadirkan teknologi energi terbarukan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut merupakan amanah yang harus dikelola untuk kepentingan bersama.

“Ini adalah amanah. Akan kami jaga dan kami manfaatkan untuk kemaslahatan warga. Semoga kolaborasi baik ini terus berlanjut,” kata Sahid.

Menurut Sahid, keberadaan PLTS membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan energi surya sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi dan pengembangan potensi lokal. Pengelola Microlibrary Pringwulung bersama KWT Sumber Rejeki berkomitmen menjaga dan mengoptimalkan fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Inisiatif di Pringwulung menunjukkan bagaimana energi terbarukan dapat diterapkan pada fasilitas berskala komunitas, bukan hanya bangunan industri atau komersial. Integrasi energi bersih dengan layanan literasi dan kegiatan ekonomi produktif juga membuka ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

Melalui kerja sama antara warga, pemerintah, lembaga pendamping, mitra internasional, dan pelaksana teknis, PLTS ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian energi sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis potensi lokal.Pungkas:Sahid(Tyo)
© Copyright 2022 - jogja.expost.co.id